My Destiny part 2

Standar

Aku termenung menatap sapu tangan yang terjulur dihadapanku.Kuangkat wajahku perlahan tuk melihat sang pemilik sapu tangan itu.

“Kau?”

“Maaf,aku tak sengaja mendengar semuanya tadi.”

“Kau?Donghae??”

My Destiny part 2

“Aku pikir kau gadis sangar yang tahan banting!!Ternyata kau sama saja dengan gadis – gadis lain yang akan menangis saat putus cinta!!”

Aku mencibir mendengar perkataan Donghae.Tahu apa dia tentangku? Seenaknya mengatakan aku seperti itu!!Kuseka air mataku dan berdiri dihadapannya.Kutatap matanya tajam!Ia malah balik mentapku sinis.Sungguh menyebalkan!!

“Ya!!Kau pria atau bukan??Bukannya menghibur malah menghina ku!!” bentakku.

Ia mendesah pelan,sebelum menjawab pertanyaanku. “Gadis sepertimu tak cocok menangis karena cinta!!Apalagi mengingat sikapmu  yang sok galak waktu pertama kali kita bertemu !!Lagipula sepertinya kau bisa menghibur dirimu sendiri!!” seraya berdecak pinggang.Benar – benar memuakan melihat sikapnya itu!!

“Aichh kau sungguh menyebalkan!!Baru kali ini, aku bertemu laki – laki menyebalkan seperti dirimu!!”

“Kau ngajak ribut hah?Berani bilang aku menyebalkan!!Kau tuh yang menyebalkan!!” balasnya tak mau kalah.Akhh pria ini sungguh amat sangat menjengkelkan!!Aku jadi kasihan dengan gadis yang akan menjadi pacarnya – upss~ aku lupa!!Minhae kan suka padanya -.-’

“Seumur hidup aku tak mau melihat wajahmu!!Dasar pria menyebalkan dan tak pengertian!!”teriakku didepan wajahnya.

“Ya!!Kau pikir aku mau melihat wajahmu lagi hah??”balasnya tak mau kalah.

Dengan kesal kulempar sapu tangannya.Dan segera pergi dari tempat itu.Aku benar – benar muak berlama – lama dengan pria itu.Aichh Minhae kau jatuh cinta pada pria yang salah!!Sungguh kasian dirimu kawan~

Kepalaku berputar mencari sosok Minhae diantara kerumunan tamu undangan.Pencarianku terhenti saat ku lihat ia tengan berbincang dengan pria bernama Sungmin tadi.Dengan cepat ku hampiri dia.

“Minhae,aku ingin pulang!!”

Wajah Minhae tampak kaget begitu mendengar perkataanku.Aku sudah tak sabar ingin cepat – cepat pergi dari tempat ini!!Rasanya sungguh jengah berlama – lama disini,mengingat aku baru saja putus cinta sebelum dapat menyampaikannya dan juga baru berdebat dengan pria menyebalkan itu!!Semakin  membuatku ingin cepat pergi dari sini!!Ramalan Hyura unnie,meleset.Tidak sepenuhnya meleset sih- tapi yang tepat hanya kesialan saja,dan tidak ada jodohku TT.TT benar – benar sial!!

“Kenapa tiba – tiba kau ingin pulang?Apa kau sakit?”tanya Minhae khawatir sambil menaruh tangannya di keningku.

Aku menggeleng pelan. “Hyura unnie,sudah menungguku dirumah.Makanya aku harus cepat pulang.” hanya kebohongan yang keluar dari mulutku.Tak mungkin kan aku bilang kejadian barusan padanya?

“Begitu kah?” tanyanya  lagi.

“Ne,Minhae.”

“Kau mau pulang??Biar aku antar!Kau mau?”

Ku tolehkan wajahku kearah Sungmin.Apa yang baru saja ia katakan?Ia mau mengantarku pulang?Benarkah?

“Akh benar!!Kau pulang diantar Sungmin oppa saja!!”

Aku berpikir sejenak.Kembali perkataan Hyura unnie  terlintas dipikiranku ‘Kau akan menemui kesialan,tapi kesialan itu akan mengantarmu menemukan takdir cintamu’.Mungkinkah takdirku itu Sungmin?Pria manis yang terlihat agak playboy ini yang akan jadi takdir cintaku?Akhhh tidak mungkin!! Mungkin aku akan sial lagi bersama pria ini!!Buktinya daritadi aku sial terus -.-’

“Apa benar kau mau mengantarku?Apa tidak merepotkan?”tanyaku khawatir. Aku benar – benar khawatir nanti akan sial lagi.Sepertinya kesialan senang menggelayutiku malam ini!!

“Dengan senang hati aku akan mengantarkan kau pulang.Tidak baik gadis cantik seperti kau pulang sendirian.”ujarnya seraya tersenyum manis.Aku hanya tersenyum tipis membalas senyumnya.

“Gomawo.”

“Kajha!!Kita pergi sekarang!!”ajak Sungmin seraya meraih tanganku untuk digenggamnya.

“Minhae,aku pulang dulu ya.Sampaikan salamku untuk Jongwon oppa dan kedua orang tuamu.”ujarku pamit.

“Ne,hati – hati dijalan.”

Aku agak risih menerima perlakuan yang diberikan Sungmin padaku.Ia terus menggenggam tanganku erat.

‘Apa mungkin Sungmin yang dimaksud Hyura unnie sebagai takdir cintaku?’

#

“Gomawo sudah mengantarku pulang.”

“Aku senang mengantar gadis manis sepertimu.”balasnya.Aku hanya tersenyum getir membalas perkataan yang terlontar manis dari mulutnya itu.Perkataannya yang terlalu ‘manis’ membuat tubuhku sedikit bergetar.Baru kali ini ada yang mengatakan hal seperti itu padaku (-.-)’

“Bagaimana kau mau mampir?”tawarku.Yah ini sebagai tanda terima kasihku,karena ia sudah mau mengantarku pulang.

“Tidak terima kasih.Aku harus kembali lagi kepesta.”tolaknya halus.Yang terbesit dipikiranku saat ini adalah, bahwa Sungmin pria yang sopan walau lebih terkesan playboy.Aku dapat menangkapnya dari setiap perkataannya padaku.

“Baiklah,aku harus pergi sekarang.”pamitnya seraya berjalan masuk kedalam mobilnya.

Aku mengangguk singkat.Dan melambaikan tangan saat mobilnya mulai melaju pergi.

#

“Aku pulang!!”teriakku saat masuk kedalam rumah.Aku sedikit berjengit kaget melihat Hyura unnie yang sudah berada didepanku dengan satu tangan melipat didada dan tangan satunya lagi terjulur kearahku.Sepertinya itu tanda ia meminta pesanannya padaku.

“Mana titipan ku?”pintanya.Tuh kan benar perkiraanku,ia minta pesanannya! Aku mendesah pelan seraya berlalu pergi meninggalkannya.

“Ya!!Gongra!!”teriaknya

Dengan malas kutolehkan kepalaku kearahnya.Unnie ku itu tengah menatapku tajam.Aku berdecak kesal melihat sikapnya.

“Karena ramalan unnie aku jadi melupakan semuanya!!Dan ramalan unnie meleset!!Aku tidak menemukan takdir cintaku!!Yang ada aku hanya sial!!Bahkan belum sempat aku menyatakan cinta,aku sudah ditolak duluan!!Dan yang membuatku paling kesal dengan unnie adalah karena Jongwon oppa!!” Fuih~aku benar – benar lega setelah mengatakan hal itu.

“Kenapa kau jadi menyalahkanku karena Jongwon?Lagipula,kau sendiripun tahu kalau ramalanku tak pernah ada yang meleset!!”

“Ya!!Unnie!!Apa kau tak sadar adikmu ini menyukai Jongwon oppa??Apa kau juga tak sadar kalau Jongwon oppa menyukaimu??Hatiku sakit unnie , mengetahui bahwa Jongwon oppa menyukaimu!!Bukan menyukaiku!!”ujarku terisak.Air mataku terus melesat turun tanpa bisa kucegah.Rasanya hatiku  sesak,benar – benar sesak.Selama ini aku berpikir Jongwon oppa lah kekasih yang ditakdirkan sebagai benang merah cintaku.Tapi ternyata aku salah!!Aku salah besar!!

Dapatku lihat wajah unnie yang memerah dan matanya tampak berkaca – kaca.Ada sedikit penyesalan dihatiku telah membantaknya barusan.

“Aku tahu.Aku tahu Jongwon menyukaiku.Tapi apa kau juga tahu,bahwa aku menolak Jongwon karena dirimu?”Bibirnya bergetar saat mengatakan hal itu.Detik berikutnya butiran air mata turun perlahan ke pipinya.

Tubuhku terasa membeku mendengar penuturan unnie.Jadi ia tahu aku menyukai Jongwon oppa?Dan ia menolak Jongwon oppa karena diriku?Akhh bodoh!!Kenapa aku jadi orang yang tak tahu apa – apa seperti ini??

“Unnie,aku-.”

“Sudahlah,aku sudah lelah.Lebih baik kau tidur!!Dan anggap perdebatan kita malam ini tak pernah ada!!”ujarnya lirih seraya berjalan masuk kedalam kamarnya.

‘Mianhae unnie.Aku menyesal.’

Aku hanya diam memandangi punggung Hyura unnie yang hilang dibalik pintu kamarnya.Aku benar – benar menyesal telah mengatakan hal itu padanya.Aku tak pernah bertengkar dengannya tapi kali ini karena ketidak perdulianku,aku telah membentaknya dan membuat hatinya terluka.’Aku benar – benar menyesal unnie,maafkan aku.’

#

Tidak ada yang berbeda pagi ini.Hyura unnie bersikap seperti biasa,ia tampak tak marah padaku atas kejadian semalam.Aku harap ia memang tak marah padaku >.< .

“Unnie,maafkan aku.Aku tahu unnie pasti sangat marah denganku.”

Hyura unnie menghentikan aktivitasnya,mengoleskan selai diroti.Ia menoleh kearahku.Tak lama senyum terkembang dibibirnya.Entah kenapa hatiku terasa sejuk saat senyum manis unnie ku terkembang.

“Aku tak marah padamu.Aku mengerti perasaanmu semalam.Aku pasti akan melakukan hal yang sama apabila hal itu yang menimpa ku.”

Perlahan dapat kurasakan pandangan mataku mulai buram.Air mataku mulai menggenang.Dengan cepat kupeluk unnieku itu.Hanya dia keluargaku yang ada saat ini,semanjak kedua orang tuaku pergi meninggalkan kami berdua,hanya unnie yang jadi tempatku bersandar.Seandainya ia tak memaafkan ku,entahlah akan seperti apa hidupku.

“Sudah,jangan menangis.Lebih baik baik kau cepat bersiap tuk berangkat sekolah.”kata Hyura unnie sambil mengelus punggungku.

“Ne,unnie.” Kuseka airmataku dengan kedua punggung tanganku.

Akhh lega rasanya setelah menangis.Menangis memang cara yang tepat untuk meluapkan perasaan yang terpendam.Kuraih tasku diatas meja makan kemudian bergegas berangkat sekolah.

“Unnie,aku berangkat dulu.Oh ya, nanti akan kulihat benang merah antara kau dan Jongwon oppa.”ujarku seraya tersenyum nakal.

Dapatku lihat Hyura unnie hanya mengelengkan kepalanya saat mendengar perkataanku itu.

#

“Akhh sial!!Kenapa tadi busnya terlambat datang sih??Aku kan jadi terlambat lagi!!Songsaenim Han bisa marah denganku kalau aku telat lagi!!”umpatku kesal.

Aku berlari kencang melintasi setiap lorong kelas.Jam pelajaran pertama adalah pelajaran yang paling kubenci ‘matematika’,sebanarnya aku bukan benci pada pelajarannya tapi pada gurunya!!Songsaenim Han,guru yang sangat galak dan hobinya adalah menyuruhku untuk maju kedepan mengerjakan semua soal sulit yang ia buat.Makanya aku tidak menyukai pelajarannya!!

Aku sedikit mengurangi kecepatan lariku saat seseorang dengan tumpukan buku ditangannya tengah berjalan kearahku.Sepertinya ia tak melihat diriku,karena tumpukan bukunya yang menjulang tinggi menghalangi pandangannya.

“Ya!!Minggir!!”teriakku.Akhh sepertinya percuma,ia tak mendengarku dan terus berjalan dengan tumpukan buku ditangannya.

Aku yang tak bisa mengontrol kecepatan lariku.Perlahan kupejamkan mataku. Bersiap dengan tabrakan dasyat yang terjadi antara aku dan orang yang membawa buku itu.

“OMMO”

BRUG

Tubuhku terjungkal keras kebelakang.Begitu juga dengan orang itu.Buku yang dipegang orang itu berhamburan tak karuan,dapat kulihat ia langsung memunguti semua bukunya yang berserakan dilantai.Aku merintih memegangi panggulku yang terantuk keras kelantai.

“Ya!!Kan sudah aku bilang minggir tadi!!”

“Maaf,aku tidak mendengar dan melihatmu.” sambil terus memunguti buku – bukunya tanpa menoleh sedikitpun ke arahku.

Aku mendengus.Sebenarnya kalau dipikir – pikir aku lah yang salah karena berlari dilorong kelas.Dengan perasaan menyesal,akhirnya kuraih buku – buku yang tegeletak dilantai dan membantunya memunguti buku – buku itu.

“Ini buku – buku mu.”ujarku seraya menumpukan buku itu ditangannya.

“Gomawo.”ujarnya seraya tersenyum.

“Akhh kau kan Cho Kyuhyun,si siswa teladan.Pantas kau membawa buku – buku sebanyak ini!!” Aku baru sadar kalau orang yang aku tabrak adalah si siswa teladan Cho Kyuhyun.Aku tak dapat melihat wajahnya tadi yang terhalangi  oleh tumpukan buku ditangannya.

“Kau mengenalku?tanyanya dengan wajah polos.

“Tentu saja.Kau kan yang setiap tahun jadi juara umum disekolah ini!!semua siswa dan siswi mengenalmu!!”

“Akhh sudah ya!!Aku telat masuk pelajaran songsaenim Han!!” pekikku cepat seraya bergegas meninggalkan Kyuhyun dengan tumpukan buku ditangannya.

“Ya!!Tunggu!!!

‘Maaf Kyuhyun,bukannya aku tak mau membantumu membawa buku – buku itu!!Tapi aku sudah telat!!Bisa kena marah nanti oleh songsaenim Han!!’

 

#

Kakiku berdecit saat ku hentikan lariku yang mendadak.Kuintip ruang kelas- aneh tak ada seorang pun didalam kelas.Kugeser pintu ruang kelas tuk memastikan penglihatanku.Ternyata penglihatanku tepat,tak ada seorang pun dikelas ini.Kemana perginya semua teman sekelasku?

“Kau sedang apa disitu?”

Aku sedikit tersentak.Kutolehkan kepalaku keasal suara itu.Tampak Kangin,siswa kelas sebelah sedang memandangku bingung.

“Akhh Kangin,apa kau lihat semua teman sekelasku?”

Kangin terlihat berpikir sejenak.Detik berikutnya,ia jentikan jarinya seperti mendapat sebuah jawaban dari pemikirannya.

“Songsaenim Han tak masuk hari ini,jadi jam pertama digantikan pelajaran olahraga di gedung olahraga.”

“Heh?”Aku mendengus tak percaya.Sial!!Sungguh sial!!Kenapa Minhae tak sms,kalau songsaenim Han tak masuk dan digantikan pelajaran olahraga!! Menyebalkan!!

“Akh gomawo Kangin.”ujarku cepat sambil bergegas keruang loker tuk mengganti seragamku dengan baju olahraga.

Setelah selesai berganti pakaian,aku langsung melesat menuju gedung olahraga.Gedung olahraga sekolahku terletak di paling belakang.Aku harus berlari melewati area kelas XII untuk bisa sampai ke gedung itu.

“Akhh minggir!!”teriakku, lagi – lagi kulihat seseorang menghadang jalanku.Siswa itu terlonjak kaget mendengar teriakanku.Itampak menepikan jalanny.

“Akhh kau lagi Kyuhyun!!” ternyata siswa itu adalah Kyuhyun.Lagi – lagi aku bertemu dengannya.Kebetulan yang tak ku duga,bisa bertemu dengannya lagi.

“Akhhh kau tunggu dulu!!Kau teman sekelasnya Minhae kan?”Aku mengerem lariku mendengar teriakan Kyuhyun.

“Ne, ada apa?”tanyaku dengan napas naik turun,akibat berlari barusan. Kyuhyun berlari kearahku.Ia meraih tangan kananku dan meletakan sebuah benda.

“Apa ini?”tanyaku bingung.Benda yang ia berikan seperti kalung tapi entahlah benda itu juga tampak seperti gelang.Dengan manik – manik beraneka warna dan ada beberapa hiasan keong kecil di setiap ujung bagian benda itu.

“Tolong berikan  pada Minhae.”

“Ini darimu untuk Minhae?”

Kyuhyun menggeleng.”Bukan,ini punya Minhae.Aku tak sengaja melihatnya menjatuhkan benda ini kemarin diperpustakaan.”

“Baiklah,akan ku berikan padanya.”

“Akhh mian aku sedang terburu – buru untuk ke gedung olahraga!!”pekikku. Hampir saja aku melupakan keterlambatanku ke sana.

#

Napasku memburu.Lelah sekali berlari dari gerbang sekolah menuju kelas kemudian lanjut ke gedung olahraga.Tapi untunglah Songsaenim Kim tak marah mengenai keterlambatanku,seperti ia kasiahan melihatku yang sudah banjir keringat karena berlari tadi.Dengan cepat ku hampiri Minhae yang menatapku dengan perasaan bersalah.

“Ini sapu tangan.Kau sepertinya lelah sekali.”kata Minhae, sambil menjulurkan sapu tangannya padaku. Aku mendengus menerima sapu tangan pemberiannya. Ia hanya tersenyum getir melihat sikapku.

“Kau tega sekali!!Tidak memberitahuku songsaenim Han tak masuk!aku lelah tahu lari dari gerbang ke kelas terus kesini!!ujarku sewot.

“Mian,aku lupa.”ujarnya penuh penyesalan.

“Akhh sudah lah.Oh ya, ini.”aku mengeluarkan benda titipan Kyuhyun dari saku celana dan memberikannya pada Minhae.

“Akhh dimana kau temukan gelangku ini?”Ia tampak senang saat kuberikan benda itu padanya.

“Itu dari Kyuhyun,ia bilang kau menjatuhkannya saat diperpustakaan kemarin.”

“Kyuhyun?Siapa?” Aku menepuk keningku cepat.Masa Minhae tak kenal siswa teladan disekolah ini?Sungguh keterlaluan!!Padahal selain teladan Kyuhyun juga tampan!!Tapi kenapa Minhae tak mengenalnya sama sekali?Sungguh payah -.-’

“Kau hanya terfokus pada dirimu sendiri!!Makanya siswa paling teladan dan tampan disekolah ini kau tak tahu!!Sungguh payah sekali kau Minhae.”aku berdecak pinggang.

“Mian,tapi aku memang tidak kenal dengan Kyuhyun itu.Oh ya, nanti kau temani aku menemuinya?Aku ingin mengucapkan terima kasih padanya karena sudah menemukan gelang kesayanganku ini.”kata Minhae.Ia tampak berbinar saat mengatakan hal itu.Sepertinya gelang itu sangat penting untuknya.

“Memang gelang itu pemberian siapa?Sepertinya penting sekali.”

Dapat kulihat raut wajah Minhae yang tiba – tiba berubah.Ada rona merah dikedua pipinya.Sepertinya gelang itu dari orang yang spesial untuknya.Aku rasa.

“Dari Donghae oppa.”jawabnya malu.Akhh~ sudah kuduga gelang itu dari dia.

#

Aku mendongakkan kepalaku mencari keberadaan Kyuhyun.Pencarianku terhenti saat kudapati Kyuhyun tengah membaca buku dibangkunya.’Benar – benar siswa teladan’.pikirku.

Kupanggil Kyuhyun.Ia sepertinya kaget melihatku lagi.Perlahan ia berjalan kearahku.Ia tersenyum kearahku.

“Ada apa?”tanyanya.Aku hanya tersenyum dan menoleh kebelakang.Kyuhyun mengikuti arah pandanganku.Ia tampak kaget mengetahui siapa yang menjadi arah pandanganku.

“Kau yang menemukan gelangku?”

Aneh.Wajah Kyuhyun tampak bersemu merah saat berhadapan dengan Minhae. Tapi Kyuhyun tak seperti itu padaku.Apa Kyuhyun suka dengan Minhae?Tak heran sih,kalau banyak pria yang suka dengan Minhae.Apalagi Minhae itu cantik dan modis tapi sayang agak bodoh.

Iseng.Kupejamkan mataku.Kupusatkan semua energi dalam tubuhku kesatu titik,yaitu mata batinku.Kuhembuskan napasku.Perlahan kubuka mataku.

Mataku membulat.Aku tak percaya dengan apa yang kulihat!!Ada benang merah antara Kyuhyun dan Minhae!!Ini mustahil!!Aku pasti salah lihat!!Tanganku sedikit bergetar menyentuh benang merah yang mengait dijari kelingking Kyuhyun dan Minhae.

“Pasti salah!!”gumamku.Ini mustahil.

Minhae dan Kyuhyun agak kaget saat aku tiba – tiba memegang jari kelingking mereka.

“Gongra,kau kenapa memegang kelingking kami?” Aku terperajat.Seketika konsetrasiku buyar dan benang merah itu tak tampak lagi.

“Ani.Aku- aku akhhh aku lupa harus kekelas ada barang yang aku tinggalkan disina!!”ujarku panik.Aku berlari meninggalkan Minhae dan Kyuhyun yang bingung melihat sikapku.

Kusandarkan tubuhku ke dinding.Kakiku lemas!!Tak mungkin Kyuhyun dan Minhae ada ikatan jodoh.Apalagi Minhae sudah berhasil masuk situs ‘Only Love’ dan menginginkan Donghae sebagai pasangan sejatinya.Biasanya target klien lah yang akan jadi pasangan hidunya.Tapi- tapi kenapa bukan Donghae?Kenapa Kyuhyun?Ini baru pertama kali ku hadapi!!Aku sudah terlanjur menjawab permintaan Minhae disitus!!Apa yang harus aku katakan pada Minhae,kalau takdir cintanya bukan Donghae?

#

Aku berlari cepat menuju halte bus!!Aku ingin segera sampai dirumah dan membicarakan hal ini dengan Hyura unnie.Bahkan aku tidak perduli teriakan Minhae yang memintaku untuk pulang bersamanya.Pikiran ku kalut!Tugasku untuk menyatukan Sarang dan Jungso saja belum selesai!!Ditambah dengan masalah Minhae!!

“Unnie!!Unnie!!”teriakku begitu sampai rumah.

Napasku memburu.Jantungku berdegup tak beraturan.Kepalaku berputar keseluruh penjuru ruangan.Tapi tak kutemukan Hyura unnie.Ku buka pintu kamarnya,ia juga tidak ada.Kemana dia?Biasanya ia selalu ada dirumah.Aichh kenapa disaat seperti ini,Hyura unnie tidak ada?

Dengan malas kulangkahkan kakiku kekamar.Sepertinya aku harus beristirahat dan menjernihkan pikiranku sejanak.Dengan gontai kuraih pegangan pintu dan membukanya.Aku sedikit terperajat mendapati Hyura unnie dikamarku!Ternyata ia disini!!Padahal aku sudah berkeliling ke semua penjuru rumah ternyata ia disini.

“Aichh unnie!!Kau membuatku kaget!!seruku.Aku berjalan menghampirinya yang sedang duduk dimeja belajarku dengan laptop yang menyala didepannya.

“Unnie,kau sedang apa?”tanyaku seraya mencuri pandang kearah laptop.

“Apa kau tidak lihat aku sedang mengurus tentang data klien kita disitus ‘only love’?

Aku terkekeh.Padahal aku kan hanya basa – basi menanyakan hal itu. “Unnie,aku ingin berkonsulatasi tentang salah satu klien ku.”

“Maksudmu Minhae?”tanya-nya.Matanya masih serius menatap laptop dan mengutak – atiknya.

Aku terperajat.Mataku membulat.”Kau tahu unnie?Padahal aku kan belum mengatakannya!!”

“Biar masalah Minhae aku yang urus.Kau urus pria yang menjadi targetnya saja!Urusan mereka berjodoh atau tidak,kedepannya bukan kita yang tentukan!Kita hanya berusaha membantu mereka semampu kita.Arraseo?” terang Hyura unnie. Ia tak menjawab pertanyaanku sama sekali.Tapi ia telah memberikan jawaban dari masalahku tanpa sempat ku utarakan.

“Ne,arraseo!!”

“AKHH tapi aku tak mau berurusan dengan pria yang menjadi target Minhae!!” Hampir saja aku lupa,kalau target Minhae adalah Donghae!!Pria yang selalu membuatku marah dan mendatangkan kesialan padaku -.-’

“Kau seperti itu karena pria itu sempat berdebat denganmu kan?”

Akhh~ lagi – lagi Hyura unnie mengetahuinya!!Padahal aku belum pernah mengatakan masalah ini padanya!!

“Kau jangan menghindar darinya.Karena sekeras apapun kau berlari dari pria itu,kau akan tetap bertemu dengannya.”

“Maksudmu unnie?”perkataan Hyura unnie sungguh aneh dan aku tidak mengerti sama sekali maksud perkataannya.

“Sudahlah.Sekarang kau bersiap ke Lotte Word!!Aku sudah menghubungi Sarang dan memberitahu padanya kalau Jungso akan kesana.Saat itu kau lihat ikatan diantara mereka!!”

“Unnie,padahal waktu itu kau tak mau bertukar klien denganku!!Kenapa sekarang-”

“Kita tidak bertukar klien!!Aku hanya membantu perkerjaanmu yang lambat!!”selanya seraya tersenyum kearahku.Senyumnya seolah menyindirku secara halus.

Aku mengerucutkan bibirku.Aichhh Hyura unnie sungguh menyebalkan! Kenapa tidak bertukar klien saja sih?

“Nanti jangan langsung lihat ikatan benang merahnya ya?Ku ikuti dulu Jungso dan Sarang tapi jangan buat mereka curiga!!”

“Ne, aku tahu apa yang harus aku lakukan!!”

“Kau tahu tapi kau tidak tahu,Gongra.”

Lagi – lagi keluar perkataan yang tak ku mengerti dari mulut Hyura unnie.Aku tahu apa yang harus ku lakukan!!Kenapa Hyura unnie berkata seolah – olah aku tak tahu apa yang harus ku lakukan?Menyebalkan~

#

Kulirik jam tanganku,sudah pukul 17.00.Tapi aku belum lihat keberadaan Sarang atau Jungso sama sekali.Kemana mereka berdua?Menurut informasi dari Hyura unnie mereka akan ke ‘magic island’,salah satu tempat di Lotte Word.Tapi sudah hampir satu jam aku menunggu,tak ada tanda kehadiran mereka berdua.

Aku mendengus menatap sekitar.Hampir semua pengunjung ditempat ini berpasangan.Membuatku muak.Akhh kalau tahu seperti,tadi aku minta Hyura unnie tuk menemaniku.Tapi tunggu dulu- sepertinya aku punya teman yang juga tidak punya pasangan ditempat ini.Seorang pria yang mengenakan kaos putih polos yang dipadukan kemeja kotak hijau lengan pendek tengah duduk disalah satu bangku yang tak jauh dari tempat ku berdiri.Tapi sayang, aku tak bisa melihat wajahnya.Wajahnya tertutup oleh masker yang ia kenakan.Apa ia sedang flu?Atau jangan – jangan dia seorang artis?Aku terlalu mengada – ngada mengingat banyak artis yang selalu menutup kedoknya dengan masker agar  para fans tak menyadari kehadiran mereka.

“Setidaknya ada pasangan senasibku disini.”gumamku seraya menoleh kearah pria itu.

#

Mataku menyempit,berusaha memperjelas pandanganku ditengah padanya kerumunan pengunjung Lotte Word.Aku melihat Sarang!Ya gadis itu Sarang dengan mantel coklat besar yang ia kenakan dan rambut hitam lurusnya yang menjuntai indah sampai sepunggung.

“Akh itu dia Sarang!!”pekik ku senang.Mataku terus memburu kemana arah perginya ia.Sepertinya ia akan menemui Jungso.

Ia berjalan menghampiri seorang pria yang tengah berdiri diantrian ‘Atlantis Adventure’.Dilihat dari perawakan pria itu,aku sudah menduga pria itu adalah Jungso.Lesung pipi Jungso yang menjadi perhatianku untuk mengingat pria itu.Dapat ku lihat Sarang tersenyum malu menatap Jungso,begitu pula dengan Jungso.Aku rasa tanpa perlu ku lihat ikatan benang merah diantara mereka,aku sudah tahu jawabannya.

Dengan cepat ku angkat kakiku tuk berjalan  kearah antrian ‘Atlantis Adventure’. Belum sempat kakiku melangkah- aku merasa seseorang menarik tanganku kasar.Membuatku sedikit tersentak, dengan kesal ku tolehkan kepalaku tuk melihat siapa yang menarik tanganku sekasar itu.

“Kau mau menguntit lagi kan?Tak percuma aku memperhatikanmu dari tadi!!”

Kalian pasti siapa yang mengatakan hal itu.Ya,itu Donghae!!Ternyata pria yang mengenakan kemeja kotak hijau dan masker itu adalah Donghae!!Aku melepas tangan ku cepat dari cengkramannya.Pergelangan tanganku seperti kanvas dengan lukisan jemari Donghae yang terlukis indah disana.Kuusap tanganku yang memerah karena cengkaramannya.

“Kenapa kau bisa ada disini?”tanyaku sinis sambil terus mengusap pergelangan tanganku yang sakit.

Ia mencibir dan berdecak pinggang.”Mestinya aku yang bertanya padamu!!Kau sedang menguntit nunna ku lagi kan?”balasnya tak mau kalah.

“Aku sedang jalan – jalan.”jawabku gugup.’Sial kenapa ia bisa ada disini sih?’

“Bohong!!Aku lihat, kau terlihat senang saat melihat nuuna ku!!Dan kau tadi sempat berteriak menyerukan nama nunna ku!!Kau mau beralasan apa lagi sekarang?” tudingnya.Kenapa ia pintar sekali membalikkan kata – kataku?

Perlahan kegugupan menjalar ke seluruh aliran darah ku.Aku tak mungkin bisa mengelak lagi kali ini.Donghae terlalu pintar tuk aku bodohi.Kutarik napas dalam dan mengeluarkannya perlahan.Kubuka mulutku tuk membalas tudingannya.

“Ne,aku memang mengikuti Sarang!!Tapi yang perlu kau ketahui adalah,ini semua aku lakukan untuk Sarang!Demi cinta-nya!!”Akhh akhirnya terucap juga perkataan dari mulutku.

Donghae tampak menyerengit bingung mendengar jawabanku.Tentu saja ia bingung.Bagaimana aku bisa membantu Sarang,sedangkan aku sendiri tak mengenal Sarang?Aku yakin pertanyaan itu yang sedang berkecamuk didalam hatinya.

“Bagaimana bisa?Lagipula perkataanmu itu terdengar seperti lelucon yang tidak lucu ditelingaku!!”

Dia sungguh menyebalakan. Ekspresi wajah yang ia tunjukan,seolah mengejekku. Dan aku tak suka melihat ekspresi-nya itu.

Aku berdecak pinggang seraya menatap sinis kearahnya.”Terserah apa yang ada dipikiranmu!!Lebih baik sekarang kau minggir!!Aku mau menyusul Sarang dan Jungso!!”ku singkirkan tubuhnya yang tegap seperti benteng pertahanan dari hadapanku.

Aku berjalan cepat meninggalkan Donghae dan mataku mengejar keberadaan Sarang dan Junsu.Dan kau tahu?Lagi – lagi,kurasakan tanganku ditarik!!Kali ini tak perlu ku jelaskan siapa yang menarik tanganku,karena kau pasti tahu siapa orangnya.

Dengan malas kubalik tubuhku.Mataku menatap sinis.”Ada apa lagi?”Ku keluarkan aura pembunuh ku.Ya, bebegitulah aku menyebutnya.Aura yang ku keluarkan kalau aku sudah sangat marah dan tidak bisa mengontrolnya.Biasanya tak akan ada yang mendekat,kalau aku aku sudah seperti itu.

Tapi sepertinya aura ku ini tak mempan pada pria dihadapanku ini.Ia malah menatapku sinis.Matanya menyorotkan keingitahuan dan kemarahan yang dalam.

“Aku tak mengerti jalan pikiranmu!!Sekarang kau jelaskan padaku,alasan kau melakukan hal ini semua!!”ujanya tajam.

Aku menghela napas dalam.”Nanti saja aku jelaskan!!Sekarang aku mau mengikuti mereka berdua dulu!!Aku tak mau karena kau pekerjaan ku gagal dan klienku,nunna mu itu kecewa padaku!!”bentakku seraya berlalu dari hadapan Donghae.

Donghae masih tampak tak puas dengan perkataanku.Tapi aku tak perduli. Yang aku tahu sekarang,menyelesaikan pekerjaanku secepatnya!! Agar cepat terlepas dari si ‘sister complek’ ini.

“Ya!!Tunggu!!Aku ikut denganmu!!”

Seketika langkahku terhenti.Perlahan kubalikan tubuhku.Tampak Donghae yang tengah menatapku tajam.Dapat ku tangkap keseriusan dari kata – katanya itu.

“Heh?Kau serius?”

continue..

Iklan

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s