My Destiny part 1

Standar

Kau percaya ikatan cinta benang merah?Mungkin sebagian orang menganggap hal itu hanya isapan jempol belaka tapi tidak bagiku.Karena aku bisa melihat ikatan benang merah itu.

oOo

“Gongra!!!Ayo bangun!!!”

Aku menggeliat bangun saat terdengar suara memekakan telinga menyerukan namaku.Kutolehkan wajahku mencari asal suara itu.Tampak seorang gadis tengah menatapku tajam,wajah gadis itu memerah.Seperti menyimpan kemarahan yang sudah siap meledak.

“Unnie,kenapa wajahmu seperti itu?”tanyaku yang masih mengantuk.

“Ya!!Bangun!!Kalau kau tak bangun!!Kau akan segera terlambat kesekolah!!”

“Memangnya sekarang jam berapa?”

“Aichh kau ini!!Sudah jam tujuh!!Kalau kau tak cepat bangun,kau akan terlambat sekolah!!!”

Ku angkat wajahku menatap jam yang terletak diatas meja lampu.Seketika mataku terbelalak.Jam sudah menunjukan pukul tujuh lewat.Ku lonjakkan tubuhku bangun dari tempat tidur dan segera berlari kekamar mandi.

“Aichh unnie!!Kenapa kau tak bangunkan aku sejak tadi sih??”

“Ya!!Kau sendiri yang daritadi tidak bangun – bangun!!Kau itu tidur atau mati hah?”

Aku mencibir kesal.Kubanting pintu kamar mandi.Dapat kulihat kakakku itu tengah menggeleng – gelengkan kepalanya melihat sikapku.

#

Aku berlari turun dari kamarku.Tinggal setengah jam lagi sekolahku masuk.Tak ada lagi waktu untuk sarapan.Dengan sigap ku ambil selembar roti dari meja makan.Setidaknya roti itu akan mengganjal perutku yang berteriak minta diisi.

“Ya!!Gongra!!Jangan lupa tugas kau nanti sore!!”

“Ne!!Aku tak akan lupa unnie!!Kau tenang saja!!”teriakku sambil berlari keluar pintu.

#

Napasku memburu.Hampir saja aku datang terlambat kesekolah.Untung songsaenim belum datang,bisa habis aku kalau ia tahu aku terlambat lagi.

“Pagi gongra.”sapa teman sebangku ku.

“Pagi Minhae.”balasku dengan napas yang naik – turun.

“Sepertinya kau beruntung hari ini.Songsaenim Han tidak masuk,jadi jam pelajaran pertama kosong.”

“Jinja??Akhhh kalau tahu seperti itu lebih baik aku santai saja tadi.”

“Ne, ia tak masuk karena istrinya sakit.”

Aku tersenyum senang.Kupandang Minhae teman sebangku ku ,gadis itu adalah priamadona disekolah.Ia gadis yang manis,tak heran banyak pria yang menyukainya.Sayang ia kurang peka dengan hal seperti itu.

“Gongra,apa kau tahu tentang situs ‘only love’?”

Aku sedikit tersentak.Aku hanya mengangguk menjawab pertanyaannya.

“Aku tahu.Memang ada apa dengan situs itu?”

Seketika wajahnya merona merah mendengar pertanyaanku.

“Apa kau tahu cara mengakses situs itu?”

Aku menghela napas panjang.Situs ‘only love’,tentu saja aku tahu cara mengaksesnya.Aku dan kakakku lah yang membuat situs itu.Situs percintaan.Yang gunanya membantu dalam percintaan seseorang.Aku dan kakak bertugas mencari jodoh klien kami dengan ikatan benang merah  serta ramalan percintaan yang ada.Keluargaku memang memiliki kemampuan untuk melihat hal gaib yang tak bisa dilihat oleh orang awam tapi sayangnya kekuatan itu tak bisa digunakan untuk kepentingan kami sendiri.Tunggu dulu,kenapa Minhae tiba – tiba menanyakan hal itu?Ia bukan tipe gadis yang mengerti dengan percintaan.Kalau ia mengerti hal itu sudah pasti,ia akan mempunyai kekasih sekarang.

“Apa kau ingin mengakses situs itu Minhae?”tanyaku.

Seketika wajah Minhae merona merah.Minhae mengangguk malu.Akhh sepertinya,Minhae memang sedang jatuh cinta.Tapi dengan siapa?Ia tak pernah dekat dengan pria manapun.Aku rasa dengan wajahnya yang cantik,ia tak perlu repot – repot meminta bantuan dalam hal percintaan seperti itu.

“Mian,aku tidak tahu caranya.”

Minhae tampak menghela napas kecewa.Hatiku jadi tak tega melihatnya seperti itu.

“Apa kau sudah mencoba mengakses situs itu?”

Ia menggeleng pelan menjawab pertanyaanku.

“Kau coba saja dulu.”ujarku memberi saran.

“Tapi-.”

“Tapi apa?”

“Aku dengar situs itu tak bisa sembarangan diakses orang.Hanya yang ditakdirkan menemukan cinta sejatinya saja yang bisa mengakses situs itu.”

Aku terdiam mendengar perkataannya.Entah kenapa situs itu memang tidak bisa sembarangan diakses.Dan yang dikatakan Minhae benar,semua orang yang pernah menjadi klien disitus itu pasti akan sampai ke jenjang pernikahan.

“Kau coba saja dulu.Kau tak akan tahu hasilnya sebelum mencoba bukan.”

“Ne, kau benar.Aku akan mencobanya!”

#

Bel tanda pelajaran berakhir berteriak diseantero sekolah.Dengan cepat kukemas semua bukuku kedalam tas.Detik berikutnya aku menghambur keluar sekolah.Sudah tdak ada waktu lagi.Aku harus membantu klienku menemukan cinta sejatinya.

Klien ku seorang mahasiswi universitas Inha.Namanya Lee Sarang.Dari data yang kuterima dari email,ia sedang jatuh cinta dengan salah satu dosen di Universitasnya, Park JungSo.Tugasku sekarang hanya melihat apakah ada ikatan benang merah diantara Lee Sarang dengan Jungso.

Aku tengah mengintai klienku sekarang.Saat seorang pria datang dan menghancuran semua pengintaianku.Dia terus mengikutiku kemanapun aku pergi.

“Ya!!Bisakah kau tidak menggangguku?”

Pria itu mencibir.Ia berjalan mendahuluiku.

‘Sebenarnya dia siapa?Kenapa ia terus mengikutiku?’

Aku kembali melanjutkan pengintaian terhadap Sarang.Aku sudah mengirim email padanya agar menemui Jungso dan saat itu aku akan melihat apakah ada ikatan antara mereka berdua.Tapi lagi – lagi pria itu datang mengganggu pengintaianku.Sebenarnya apa maunya pria itu?Kenapa setiap aku mengntai Sarang ia selalu ada?

“Ya!!Katakan apa maumu hah?Kenapa kau terus mengikutiku?”

Pria itu menyerengit.Tampak kebingungan diwajahya.Kemudian tersengging senyum dingin dibibirnya.

“Ya!!Kau PD sekali!!Siapa yang mengikutimu hah?Kau saja yang terus mengikutiku dari tadi!!”

Dia bilang aku mengikutinya?Apa aku tak salah dengar?Sudah jelas ia yang daritadi mengikuti!!Setiap aku sedang mengintai Sarang,pasti ada dia.Tunggu setiap aku mengintai Sarang ada dia- atau jangan – jangan ia juga mengintai Sarang?

“Ya!!Apa kau itu penguntit?”tanyaku.Aku menatap pria itu dari ujung kaki sampai ujung kepala.Pria itu tampak mencurigakan dengan mantel besar yang melekat ditubuhnya dan masker yang menutupi setengah wajahnya.Membuatku semakin yakin kalau pria itu memang penguntit.

“Apa kau bilang?Aku penguntit??”bentaknya.Aku sedikit bergedik saat pria itu membentakku.

“Ya!!Kau memang penguntit!!”bentakku tak mau kalah.

“Aichh!!Kau itu yang penguntit!!Dari tadi kau terus saja mengikuti kakakku!!Jelas – jelas kau yang penguntit malah menuduhku sebagai penguntit!!”

“Kakak?Maksudmu?”

“Kau daritadi terus membuntuti kakakku!!”

“Memangnya siapa kakakmu?”tanyaku bingung.Kutegaskan sekali lagi.Aku sedang mengintai Sarang!!Bukan kakak dari pria aneh ini!!

Pria itu menghela napas kesal.”Kakakku Lee Sarang!!Aku sedang menjaga kakakku dari orang sepertimu!!Kakakku bilang,ia sudah beberapa hari ini diikuti seseorang!!Dan ternyata orang itu adalah kau!!”

Aku terdiam.Rupanya pria itu adalah adiknya Sarang.Tapi aku tak terima dengan perkataannya,yang mengatakan aku ini penguntit!!Aku hanya mengintai bukan menguntit!!

“Ya!!Siapa kau hah??Berani mengatakan hal seperti itu padaku!!”

“Aku Lee Donghae!!Memangnya kau berani padaku hah?”sambil melepaskan masker dari wajahnya

Aku menelan ludah perlahan.Jujur aku tak berani melawannya!!Aku hanya kelepasan bicara!!Dengan cepat ku ambil langkah seribu untuk pergi dari tempat itu.

“Ya!!Tunggu!!Mau kemana kau??”

Aku tak memperdulikan teriakan pria itu.Yang aku tahu,aku harus menyelamatkan diriku sebelum pria itu menghabisiku!!

#

Kubanting pintu rumah.Napasku memburu.Sesekali aku mengintip keluar. Aku benar – benar takut kalau pria itu mengejarku.Aku sedikit bergedik saat seseorang menyentuh pundakku.

“Aichh unnie!!Kau membuatku kaget!!” ternyata itu kakakku.Jantungku nyaris berhenti berdetak karena hal itu.

“Kau kenapa??Apa terjadi sesuatu?”tanyanya.Wajahnya tampak tak berdosa setelah membuatku kaget barusan.

“Unnie,kita tukeran klien saja ya??Aku tak bisa membantu Sarang!!”ujarku cepat.Kutatap wajah kakakku sendu.Aku benar – benar berharap ia mau bertukar klien denganku.Aku tak mau bertemu pria itu lagi!!

“Aku tidak mau!!”jawabnya tegas.

Seketika wajahku memucat.Seolah dunia disekitarku runtuh mendengar jawabannya.

“Unnie,aku mohon!!Kita bertukar klien ya?”tanyaku lagi.Kupasang wajah penuh harap,agar ia luluh dengan permintaanku.

“Tidak!!Aku tidak mau!!Waktu itu kau yang bersedia menjadikan Sarang klienmu!!Jadi kau lakukan tugasmu sampai selesai!!”

Aku menghela napas kesal.”Tapi unnie-”

“Tak ada kata tapi!!Kau tidak boleh berhenti ditengah jalan!!Kau mengerti?”

“Aichh unnie!!Kau tega sekali!!!”

“Sebenarnya ada apa denganmu?Kenapa kau tiba – tiba ingin bertukar klien?”

Aku terdiam.Aku tak mungkin mengatakan tentang pria itu.Bisa – bisa aku akan ditertawakan olehnya.

“Ani,hanya ingin saja.”jawabku cepat sambil berlalu pergi dari hadapannya.

#

Ku telungkupkan wajahku di meja belajar.Aku harus memikirkan cara agar tidak bertemu dengan adik Sarang lagi.Pria itu bisa menghabisiku,kalau ketahuan aku mengintai kakaknya.Padahal aku melakukan itu semua,untuk membantu kakaknya menemukan cinta sejatinya.

Dengan sigap kunyalakan laptopku.Aku akan mengirim email pada sarang agar ia menyuruh adiknya untuk tidak mengganggu pekerjaanku.

From:OnlyLove@cupid.com

To:MyAngel@mmail.com

‘Aku tak bisa mengetahui apakah kau ditakdirkan untuk Jungso atau tidak,kalau adik laki – lakimu terus mengikutimu kemanapun kau pergi.Aku harap,kau dapat membuatnya menjauh darimu.’

-OnlyLoveCupid-

Aku berharap dengan email ini,Sarang dapat memberitahu adiknya untuk tidak mengganggu pekerjaanku.Walaupun aku tidak yakin,adiknya mau melakukan hal itu.Ia terlihat seperti sister complek.

Ku buka situs ‘OnlyLove’ untuk melihat apakah ada klien baru lagi.Yah walaupun aku tidak yakin akan hal itu,karena situs ini sangat susah untuk diakses.Hanya yang ditakdirkan untuk menemukan cinta sejatinya lah yang bisa mengakses situs ini.

Aku sedikit terperajat saat membaca kunjungan situs.Rupanya perkiraanku meleset.Ada klien baru rupanya.Dengan cepat ku ‘klik’ gravatar baru yang masuk untuk bisa melihat data pribadi klien dan target cinta serta perincian data penunjang yang kira – kira menggambarkan ikatan sang klien dengan targetnya.

Mataku membulat saat membaca data klien dan foto yang tertera .

‘Kim Minhae.Murid SMA Songwa.Aku sedang jatuh cinta pada teman masa kecilku.Pria itu tinggal disamping rumahku.Nama pria itu Lee Donghae.Ia sekarang kuliah semester 1 di Inha.Aku menyadari perasaanku ini,sejak ia menolongku yang nyaris tertabrak mobil 2 minggu yang lalu.Aku harap ia memang pria yang ditakdirkan untukku.Aku mohon bantu aku untuk memastikannya.’

Dadaku berdegup kencang.Minhae berhasil mengakses situs ini.Dengan senang hati aku akan membantunya tapi yang menjadi masalah adalah pria yang menjadi targetnya.

Kutatap foto target Minhae tajam.Aku mencibir memandang foto itu.Kenapa harus pria ini yang kau sukai Minhae??Kenapa bukan pria yang lain saja??

#

Aku menghela napas memandang Minhae.Gadis itu tengah memasukan makan siangnya kedalam mulut.

“Minhae,bagaimana kau sudah mencoba mengakses situs itu?”tanyaku basa – basi.Tampak seburat merah diwajah Minhae.Ia menghentikan makannya dan menatapku malu – malu.Wajahnya jelas menggambarkan kalau ia sedang jatuh cinta.Tapi sayang sepertinya ia jatuh cinta dengan pria yang salah.Itu hanya menurutku loh ;)

Ia mengangguk menjawab pertanyaanku.Kemudian kembali meneruskan makannya.Ingin rasanya aku berteriak bahwa ia jatuh cinta dengan pria yang salah!Tapi aku tak mungkin mengatakan hal itu.Tidak ada yang tahu siapa pengelola situs itu.Bisa gawat kalau sampai itu terjadi.

#

“Gongra,kakakku baru pulang hari ini.Akan ada pesta kecil untuk menyambut kedatangannya.Apa kau mau datang?”ajak Minhae.

Seketika senyum lebar mengembang diwajahku.Akhirnya belahan jiwaku pulang!Maksudku kakaknya Minhae.Aku mengangguk cepat menjawab pertanyaannya.

“Tentu saja aku mau!!Mau sakali!!”

Minhae tersenyum mendengar jawabanku.

“Kau pasti sudah rindu dengan kakakku kan?”godanya.

“Tak perlu ku jawab,kau pasti sudah tahu jawabannya kan?”

#

Kupandang penampilanku dicermin.Perfect.Gaun biru yang membalut tubuhku membuatku terlihat cantik.Maaf bukannya aku kepedean.Tapi memang kenyataannya seperti itu.

“Unnie,aku pergi dulu ya.”pamitku.

“Ya!!Kau mau kemana??Kenapa penampilanmu seperti itu?”tanyanya heran yang melihat penampilanku malam ini.

“Aku mau kerumah Minhae.Ada pesta penyambutan kedatangan kakaknya unnie!!”

“Akhh kalau begitu jangan lupa bungkus makanan untuk ya hehhe.”ujarnya terkekeh.

“Aichh unnie!!”

Dapatku lihat kakakku tertawa senang melihat perubahan raut diwajahku.Ia memang paling suka menjahiliku.Dengan kesal kulangkah kan kakiku keluar rumah.Baru kakiku menapak keluar pintu lagi – lagi kakakku memanggil.Aku menoleh malas.

“Ada apa lagi?”

“Aku hanya ingin bilang, kau akan sial malam ini.Tapi kesialanmu akan menuntunmu menemukan takdir cintamu.”

Aku terdiam mendengar perkataan kakakku itu.Kutatap wajahnya tajam.

“Kau meramalku lagi unnie?”

Ia hanya terkekeh dan berlalu pergi tanpa menjawab pertanyaanku.

“Jangan lupa pesananku ya!!”

Aku mendengus melihat kepergiannya.Aku tahu kakakku itu bisa meramal. Jujur aku senang mendengar ramalannya kalau aku akan menemukan cinta sejatiku tapi kenapa diramalannya tadi akan ada kesialan yang akan menimpaku?

#

Aku terdiam didepan rumah Minhae.Tampak rumah itu telah ramai oleh tamu undangan,dapat kudengar suara tawa ramai dari dalam rumah. Perlahan ku tekan bel rumah Minhae.Beberapa detik kemudian pintu rumahnya terbuka.

“Akhirnya kau datang juga!!”pekiknya melihat kedatanganku.

“Ayo masuk.Semua sudah berkumpul didalam.”ajaknya sambil menarik tanganku.

#

Aku tersenyum memandang pria dihadapanku.Pria itu tak banyak berubah. Padahal sudah hampir dua tahun aku tak berjumpa dengannya.

“Annyeong oppa.”sapaku.Ia tersenyum kecil kemudian membelai rambutku. Perlakuannya itu membuat jantungku berdegup cepat.Aku senang sekali dengan perlakuannya terhadapku.

“Senang bertemu denganmu Gongra.”ujarnya.

“Aku juga sangat senang bertemu denganmu oppa.”

‘Senang sekali!!Sampai rasanya aku sulit bernapas’

“Ya!!Gongra ini minuman untukmu.”

Aku sedikit tersentak saat Minhae datang dan memberiku minuman.Dengan sigap aku mengambil minuman yang diberikannya.

“Oppa,Gongra ini hampir setiap hari menanyakan kabarmu loh!!”goda Minhae sambil mendelik kearah Jongwon,oppanya.

“Aich Minhae!!Tidak oppa!!Tidak seperti itu!!”ujarku panik yang langsung menutup mulut Minhae.Agar ia tidak menggodaku lebih banyak lagi.

“HAHHAhhaa aku senang kalau itu benar.”

Aku terdiam.Apa yang baru saja Jongwon oppa katakan?Ia senang kalau aku menayakan kabarnya tiap hari?Apa aku tak salah dengar?Akhh semoga tidak.Aku yakin sekarang wajahku memerah mendengar perkataannya tadi.

“Wah keliahatannya pembicaraan kalian bertiga menyenangkan!!”

“Akhh kau Sungmin!!Kapan kau datang?”ujar Jongwon oppa sambil memeluk pria yang tiba – tiba datang tadi.

“Daritadi.Tapi karena kau sepertinya asik mengobrol dengan gadis ini. Makanya kau tidak menyadari kedatanganku.”ujar pria yang bernama Sungmin.

“Hhahhaha maksudmu Gongra?”

“Jadi kau bernama Gongra?”tanya Sungmin padaku.

Aku tersenyum getir menjawab pertanyaannya.

“Ne,Gongra imnida.”

“Lee Sungmin imnida.”ujarnya seraya tersenyum manis.

“Annyeong Sungmin oppa.”sapa Minhae pada Sungmin.

“Annyeong Minhae.”

“Oppa,apa kau datang sendiri?”

Sungmin terkekeh pelan.Kemudian kepalanya berputar.Ia tampak mencari seseorang.Entah siapa yang ia cari.

“Ani.Aku datang dengan Donghae!Tapi entahlah kemana anak itu.”jawabnya sambil mengangkat singkat bahunya.

“Jinjja?”tanya Minhae senang.

Alisku terpaut.Hampir saja aku melupakan hal penting!Aku mencibir. Adiknya Sarang adalah teman masa kecil Minhae,sekaligus pria yang ia sukai.Tentu saja pasti pria itu ada disini sekarang.

‘Aichh mungkin ini kesialan yang dikatakan unnie tadi!!’umpatku kesal.

Sungmin mengangguk menjawab pertanyaan Minhae.Kepalanya kembali berputar mencari pria yang bernama Donghae itu.

“Akh!!Itu dia!!”pekiknya.Sambil menunjuk seorang pria yang tengah berdiri dipojok ruangan sambil memegang minuman ditangannya.

Mataku membulat melihat pria itu.Pria itu benar – benar Lee Donghae,adiknya sarang.Pria yang berdebat denganku tempo hari. Akhh kenapa harus ada dia?

“Donghae!!”panggil Sungmin.

‘Aicch!!Kenap dipanggil sih?Bisa mati aku kalau ia melihatku disini!!’

Kulihat Donghae menoleh mendengar panggilan Sungmin dan berjalan menghampiri kami.Ku tolehkan wajahku kearah Minhae.Ia tampak senang melihat Donghae yang semakin dekat kearah kami.

“Minhae,aku ketoilet dulu!!’ujarku cepat dan bergegas pergi dari tempat itu.Tapi tiba – tiba Minhae mencengkram tanganku erat.

“Nanti saja Gongra!!Akan ku kenalkan kau pada Donghae oppa.”

Aku terperajat.Aku tak mau dikenalkan dengannya!!Lebih baik aku pergi dari tempat ini sekarang juga!!Kubalikan tubuhku.Aku berdiri dibelakang Minhae.Aku tak mau pria itu melihatku.

“Hyung,aku kangen denganmu.”ujar Donghae sambil memeluk Jongwon oppa.

Aku menelan ludahku perlahan.Sepertinya Donghae belum menyadari kehadiranku.Sebaiknya ia tak menyadarinya sama sekali!!Bisa gawat kalau sampai itu terjadi.

“Oh ya, mana Sarang?Kenapa ia tak datang?”

“Kau tanya saja pada Sungmin hyung.”sambil mendelik kearah Sungmin.

“Sarang nunna ada acara dikampusnya makanya tidak datang.”jawab Sungmin.

“Annyeong Donghae oppa.”sapa Minhae.

Aku terperajat saat Minhae menyapa Donghae dan meninggalkanku yang bersembunyi dibalik punggungnya.

‘Aichh Minhae!!’

Kutundukan wajahku agar Donghae tidak melihat wajahku.

“Annyeong Minhae.”

“Oh ya oppa,kenalkan ini temanku Gongra.Dia gadis yang suka aku ceritakan padamu.”

Dapatku rasakan keringat dingin mengalir diwajahku.Minhae tengah mengenalkan pada Donghae.Aku hanya terus tertunduk menyembunyikan wajahku agar tak dilihat olehnya.

“Annyeong Gongra.Lee Donghae imnida.Minhae kadang suka menceritakanmu padaku.”ujarnya seraya menjulurkan tangan kearahku.

Aku terdiam.Perlahan kugerakan tanganku untuk menjabat tangannya.

“Gongra imnida.”ujarku lirih.

“Ya!!Gongra angkat wajahmu jangan menunduk saja!!”ujar Minhae seraya mengangkat wajahku yang tertunduk.

‘Aichh Minhae!!Kau benar benar menyebalkan!!’

Dapatku lihat senyum Donghae memudar setelah melihat wajahku.Ia mencibir.Membuatku kesal dengan sikapnya.

“Kau????Aku tak percaya bisa bertemu denganmu lagi!!”cibirnya.

“Akhh kau pikir aku senang bertemu denganmu lagi!!”balasku tak mau kalah.

“Kau sudah kenal dengan Donghae oppa,Gongra?”

“Tidak Minhae.”

“Tapi kenapa-”

“Kami hanya pernah bertemu sekali.Lagipula itu juga pertemuan yang tidak menyenangkan Minhae.”ujar Donghae yang memotong perkataan Minhae.

‘Sungguh pria ini sangat menyebalkan!!Membuatku naik darah saja!!’

#

Aku terduduk didekat kolam renang rumah Minhae.Pesta yang diadakan didalm rumah Minhae sangat ramai,membuatku sesak.Apalagi dengan kehadiran pria menyebalkan yang bernama Donghae.Benar – benar membuatku muak.

“Kenapa kau sendirian disini?Kenapa tak masuk kedalam?”

Aku sedikit tersentak saat suara seorang pria membuyarkan pikiranku. Kutolehkan wajahku keasal suara tersebut.Seketika wajah ku merona merah melihat siapa pemilik suara itu.

“Jongwon oppa.”

Jongwon oppa perlahan berjalan mendekatiku kemudian duduk disampingku. jantungku berdegup tak karuan.Akh seandainya aku bisa menggunakan kekuatanku untuk melihat ikatan benang merah,pasti aku sudah melihat apakah ada ikatan jodoh antara Jongwon oppa dan aku.Tapi sayang kekuatan itu tak bisa aku gunakan untuk diriku sendiri.

Tiba – tiba perkataan dari ramalan unnie terbesit dikepalaku ‘Kau akan sial malam ini,tapi kesialanmu akan mengantarmu menemukan cinta sejatimu’.Aku tersenyum simpul.Tadi aku sudah mengalami kesialan bertemu dengan pria menyebalkan itu.Berarti sekarang,waktunya aku menemukan cinta sejatiku.Kyaaaaaaaa mungkinkah itu Jongwon oppa?

“Kau kenapa?Apa ada yang lucu?”

“Ani ani oppa.”jawabku gugup.Tanpa sadar aku senyum – senyum sendiri mengingat ramalan itu.Sepertinya aku harus menyatakan cintaku pada Jongwon oppa.Ya!!Harus aku katakan.

“Oppa,ada yang ingin aku katakan padamu.”

Jongwon oppa menoleh.Ia tersenyum kearusku.Senyumnya nyaris membuatku melelh melihatnya.

“Ne,kau mau katakan apa?”

Kegugupan menyergapku.Lidahku seakan kelu untuk menyatakan perasaanku padanya.

“Aku aku aku-.”

Jongwon oppa tengah menunggu perkataanku.Tapi aku hanya bisa terdiam tanpa mengucapkan sepatah katapun.

‘Ayo Gongra katakan!!Kau pasti bisa!!’

“Oppa,aku-”

“Ne?”

“Aku- aku rasa malam ini indah sekali ya oppa.”

‘Aichh Gongra!!Kenapa kau malah mengatakan hal itu??Aichh bodoh!!’ umpatku kesal.

“Ne,kau benar.”ujarnya seraya menerawang memandang langit malam.

“Gongra, ada yang ingin aku tanyakan padamu.”

“Tanyakan apa oppa?”

“Bagaimana keadaan Hyura?”

“Hyura?Maksud oppa,unnie ku?”

Ia terkekeh pelan.Kemudian mengangguk kecil.

“Unnie baik oppa.”

“Apakah ia tahu,kau datang kesini?”

“Ne, ia tahu aku kesini untuk menghadiri pesta kepulanganmu oppa.”

“Apakah dia mengatakan sesuatu padamu sebelum kau kesini?”

Alisku terpaut.Aku bingung,kenapa dari tadi Jongwon oppa menayakan unnie terus?Akhh hampir aku lupa!!Unnie dan Jongwon oppa kan dulu teman satu SMA.Pantas saja Jongwon oppa menayakan kabar unnie.

“Unnie hanya titip makanan dari pesta saja oppa.”jawabku jujur.

Seketika tawa Jongwon oppa meledak.Aku menyerengit bingung.

“Ia tak berubah.”gumanya lirih.

Aku terdiam melihat ekspresi wajah Jongwon oppa.Tampak suatu kerinduan diwajahnya.Mungkinkah ia rindu dengan unnie?Unnie dan Jongwon oppa memang bersahabat saat SMA.Aku mengenal Minhae juga karena persahabat an mereka berdua.Tapi entah sejak kapan Jongwon oppa dan unnie tak pernah bicara lagi.Mereka berdua seakan menghindar satu sama lain.

“Kau rindu dengan unnie ku,oppa?”

Lagi – lagi aku menangkap wajah Jongwon oppa yang terlihat sedih.Spertinya benar dugaanku.

“Ne,aku sangat merindukannya.Amat sangat merindukannya.Tiap waktu yang kulalui selalu terbayang wajahnya.”

Aku terdiam.Napasku sesak.Apa maksud dari perkataan Jongwon oppa?  Mungkinkah ia  menyukai unnieku?

“Oppa, kau suka dengan unnieku?”tanypa sadar ku lontarkan pertanyaan itu.Aku ingin tahu apa benar Jongwon oppa suka dengan unnie.

Dapatku lihat rona merah dipipi Jongwon oppa.Detik berikutnya ia mengangguk disertai senyum malu diwajahnya.

“Ne, aku menyukainya.Dari aku pertama mengenalnya sampai sekarang.Aku tetap menyukainya.”

Napasku tercekat.Hatiku sesak.Seakan dunia seolah runtuh mendengar pernyataannya.Ia menyukai unnieku bukan aku.Sakit rasanya mengetahui itu semua.Mengetahui pria yang kusukai menyukai kakakku sendiri.Berarti ramalan unnie salah!!Aku hanya mendapatkan kesialan!!Aku tak menemukan cinta sejatiku!!Hanya kesialan yang terus menghinggapiku malam ini.

“Nanti sampaikan salamku pada unniemu ya?”

Aku mengangguk kecil tanpa berani menoleh kearahnya.Hatiku sesak.Tak sanggup aku melihat wajah Jongwon oppa.

“Baiklah,aku masuk dulu.Masih banyak tamu yang belum aku sapa.”ujarnya seraya bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkanku.

Aku terdiam.Kutahan airmataku yang menggenang.Hatiku hancur.Pria yang selama ini aku pikir jodohku,ternyata bukan jodoh.Aku yang selalu berhasil membantu percintaan klienku tapi aku sendiri gagal dalam percintaanku.Ini sungguh tidak adil.Kenapa tuhan seolah tak merestuiku menggapai cintaku sendiri?

“Kenapa oppa?Kenapa kau harus menyukai unnieku?Kenapa bukan aku yang kau sukai?Kenapa?”

Aku menangvis dalam diam.Hatiku benar – benar sakit.Aku hanya bisa menratapi nasibku sendiri.Menerima kegagalan cintaku.Tanapa sempat ku ungkapkan cinta itu.

“Ini,hapus airmatamu dengan ini.”

Aku termenung menatap sapu tangan yang terjulur dihadapanku.Kuangkat wajahku perlahan tuk melihat sang pemilik sapu tangan itu.

“Kau?”

“Maaf,aku tak sengaja mendengar semuanya tadi.”

“Kau?”

continue..

Iklan

3 responses »

  1. Eonniii ceritanya baguss 😀

    Eonni FF yg cho kyuhyun ada gag ?

    Huaaa FF ini buat aku jadi menghayal truss ^^

    (ง’̀⌣’́)ง eonnii
    Buat FF yg banyak ya eonniii
    (つ˘з( ˘⌣˘ ) ♥

  2. Eonni FF ini keren 😉

    Lucu and kren eonni
    Buat aku menghayal mulu (つ˘з( ˘⌣˘ ) ♥

    Eonni banyakin FF cho kyuhyun,donghae,and eunhyuk dongg (ง’̀⌣’́)ง

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s